Minggu, 18 Desember 2016

DUKA ALLEPO , DUKA KITA

Hasil gambar untuk penderitaan rakyat aleppo


Gambar terkait
Hasil gambar untuk penderitaan rakyat aleppo



Hasil gambar untuk penderitaan rakyat aleppo

Gambar terkait

Gambar terkait

Gambar terkait

Ketika kita, tertidur lelap, bisa beristirahat dengan tenang, dan damai, tidak demikian dengan saudara kita yang berada di Allepo, Mereka tidak bisa lagi merasakan apa yang kita rasakan.

Tidak ada lagi kedamaian apalagi ketenangan,semua tinggal kenangan.
Yang ada hanyalah teriak kesakitan anak-anak yang terkena pecahan bom.
Kapankah ini akan berakhir, 
betapa perihnya hati mendengar rintihan bocah kecil yang orang tuanya mungkin sudah meninggal disampingnya.

Ya Allah gantilah penderitaan mereka dengan jannahMu.
Berilah Azab kepada mereka yang bertindak di luar batas perikemanusiaan.
Mereka yang mengotori bumi dengan darah - darah manusia.

 Bocah-bocah kecil yang harusnya masih bermain dengan teman sebayanya, Mau tidak mau dihadapkan dengan kenyataan yang sangat menyedihkan. Tidak ada lagi teriakan manja anak-anak,atau tangisan karena berebut sesuatu khas anak kecil, Yang ada dan tertinggal  hanyalah darah yang bercucuran di badan mereka.   Yang membuat pilu setiap manusia yang masih ada iman di dadanya.  Dia saudara seiman kita,saudara seiman yang harus kita bela,Marilah umat muslim di seluruh dunia kita bahu membahu untuk membantu mereka.  Jika kita tidak bisa membantu karena keterbatasan kita, doa kan mereka, Doakan saudara-saudara kita agar diberi kekuatan dan kesabaran untuk menghadapi semuanya.
Selipkan doa di setiap sholat kita teruntuk saudara Muslim kita yang berada di Allepo, agar supaya yang masih hidup tetap bersemangat menghadapi cobaan ini, dan untuk yang sudah meninggal semoga mati dalam keadaan Syahid, mendapatkan tempat tertinggi di sisiMu Ya Allah.

****************************************************

Allepo merupakan kota paling utara  dan salah satu kota terbesar di Suriah, kini hancur luluh lantak tak berbentuk akibat gempuran dari Rezim Assad yang bertubu-tubi tanpa henti.

Rezim Assad berkilah bahwa bombardir Allepo sengaja dilakukan untuk merebut kembali kota Suri'ah dari kontrol pihak oposisi yang menentang pemerintahannya.

Walau kecaman dan unjuk rasa dunia internasional terus bergerak ,Assad tetap bergeming untuk tetap melancarkan serangan ke Allepo.

Dari balik bangunan yang roboh, tembok yang hancur, dan puing-puing sisa gempuran bom,terlihat di sana-sini genangan darah dan ceceran darah.  Allepo memerah darah.  Kota yang sangat mencekam.
Mayat-mayat bergelimpangan,baik mayat bayi,anak kecil,remaja,dewasa, tua, mayat pria dan wanita.

Menurut data UNHCR warga yang telah menjadi korban sekitar 10.781 .  Banyak korban dari anak-anak yang tidak berdosa, yang turut merasakan pedihnya peperangan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar