Minggu, 20 November 2016

HARAM BERLAKU SOMBONG


Mengapa manusia tidak boleh sombong?  Sebab manusia adalah mahkluk Allah yang lemah.  Pantaskah mahkluk yang  itu bermegah-megahan dan sombong di hadapan penguasa alam semesta.
Namun kenyataannya masih banyak manusia yang lupa hakikat dan jati dirinya.  Sehingga membuat ia sombong dan angkuh untuk menerima kebenaran , merendahkan orang lain, dan memandang dirinya sempurna, lebih dari manusia lainnya
.
Kekayaan dan kesombongan,  banyak terjadi di sekitar kita.  Ketika seseorang diberikan rezeki yang
berlebih  dari manusia yang lainnya, kerapkali kita dipertontonkan dengan yang namanya kesombongan.  Mereka yang sombong tidak pernah berfikir bahwa harta yang mereka punya hanyalah titipan Allah, yang suatu saat bisa juga kembali diambil oleh Allah.

Seperti dalam firman Allah pada surat Al-Qashash : 83 yang artinya :
" Rumah di akherat itu kelak Kami sediakan untuk mereka yang tidak menghendaki ketinggian di dunia, dan tidak merusak dan akibat kebaikan itu bagi orang-orang muttaqin 

Firman Allah dalam surat Lukman :18 yang artinya :
"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia karena sombong, dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri.

Firman Allah dalam surat Al-Qashash ayat 76-81 yang artinya "
"Sesungguhnya Qorun adalah termasuk kaum Musa maka ia  berlaku aniaya terhadap mereka, dan kami telah menganugerahkan kepadanya perbendaharaan harta yang kunci-kuncinya sungguh berat dipikul oleh orang-orang yang kuat-kuat.  (Ingatlah) ketika kaumnya berkata kepadanya " Janganlah kamu terlalu bangga , sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang terlalu membanggakan diri

Al-Qashash 77 yang artinya :
" Dan carilah pada pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan negeri akherat,
dan janganlah kamu melupakan bagianmu dari kenikmatan duniawi), dan berbuat baiklah kepada orang lain, sebagaimana Allah telah berbuat baik kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di muka bumi.  Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan.

Al-Qashash 78 yang artinya :
"Qorun berkata :"Sesungguhnya aku hanya diberi harta itu, karena ilmu yang ada padaku"
Dan apakah ia tidak mengetahui  bahwasanya Allah telah membinasakan umat-umat sebelumnya 
yang lebih kuat daripadanya, dan lebih banyak mengumpulkan harta?
Dan tidaklah perlu ditanya kepada orang-orang yang berdosa itutentang dosa-dosa mereka

Al-Qashash 79 yang artinya :
"Maka keluarlah Qorun kepada kaumnya dalam kemegahannya.  Bderkatalah orang-orang yang menghendaki kehidupan dunia, "Semoga kita mempunyai kekayaan yang telah diberikan kepada Qorun, sesungguhnya ia telah memiliki keberuntungan yang besar

Al-Qashash ayat 80 yang artinya :
"Berkatalah orang-orang yang berilmu " Kecelakaan yang besarlah bagimu, ingatlah bahwa pahala yang tersedia di sisi Allah lebih baik bagi orang yang beriman dan beramal sholeh, dan tidak akan diperoleh pahala itu kecuali oleh orang-orang yang sabar.

Surat Al-Qashash ayat 81 yang artinya :
"Maka Kami benamkanlah Qorun beserta rumahnya ke dalam bumi, maka tidak ada baginya suatu golonganpun yang menolongnya terhadap azab Allah.  Dan ia termasuk orang yang dapat membela dirinya sendiri.

Dalam hadist  yang diriwayatkan oleh Abdullah Mas'ud r.a berkata : Bersabda Nabi Muhammad Shallallahu Alayhi Wassallam " Tiada masuk ke sorga, siapa yang di dalam hatinya ada seberat biji zahra ( atom, yang lebih kecil lagi) 
Maka seseorang berkata " Adakalanya seseorang itu berpakaian bagus, Sabda Rasulullah Shallallahu Alayhi Wassalam : " Sesungguhnya Allah itu indah dan suka keindahan.
Sombong itu ialah menolak hak kebenaran dan merendahkan orang.
(Muslim)

Jadi jika kita merasa diri kita yang paling kaya, paling pintar, paling cantik, paling dermawan, paling baik , berhati-hatilah, karena syetan selalu akan membisikan rasa sombong yang berlebihan di dalam hati manusia, perasaan itulah yang disebut dengan bohong.

Seperti dalam hadist berikutnya ,
Salamah r.a berkata, "Ada orang yang makan di sisi Nabi Muhammad Shallallahu Alayhi Wassallam 
dengan tangan kiri, maka ditegur oleh Rasulullah "Makanlah dengan tangan tangan kanan, orang itu menjawab :"Saya tidak dapat, kemudian Rasulullah bersabda " Tidak dapat engkau, tiada yang mendorong makan dengan tangan kiri itu karena sombong.
Salamah berkata : "Tiba-tiba ia tidak dapat mengangkat tangannya."
(Muslim)

Haritsah bin Wahab r.a berkata :" Saya telah mendengar Rasulullah Shalallahu Alayhi Wassallam berkata" Maukah saya beritahukan kepadamu orang-orang ahli neraka ?
Ialah orang-orang yang kejam, rakus dan sombong.
(Bukhari, Muslim)

Abu Sa'id Alkhudry r.a berkata : Bersabda Nabi Muhammad Shallallahu Alayhi Wassallam " Berdebat sorga dan neraka , maka berkata neraka : " Padaku orang-orang yang kejam dan sombong-sombong.  Jawab sorga ; ": Padaku orang-orang yang tertindas dan miskin.  Maka firman Allah pada keduanya :" Engkau sorga tempat Rahmat-Ku aku merahmati dengan kau pada siapa yang aku kehendaki.  Dan kau neraka tempat siksa, Aku menyiksa dengan kau pada siapa yang aku kehendaki, dan untuk masing-masing kamu mendapat sepenuhnya. 
(Muslim)

Abu Hurairah r.a berkata : "Rasulullah Shallallahu Alayhi Wassallam bersabda " Allah tidak melihat 
dengan pandangan rahmat terhadap orang yang menurunkan sarung lebih dari mata kaki karena sombong.
(Bukhari , Muslim)

Abu Hurairah r.a berkata : Rasulullah Shallallahu Alayhi Wassallam Sbersabda :"Tiga orang yang pada hari qiamat tidak akan diampuni dan tidak akan dilihat dengan pandangan rahmat Allah, dan untuk mereka tetap disediakan siksa yang pedih, yaitu :
1. Orang yang tua renta yang berzina
2. Pemimpin yang berdusta
3. Orang miskin yang sombong
(Muslim)

Abu HUrairah r,a berkata : Rasulullah Shalallahu Alayhi Wassalam bersabda :"Kemuliaan itu pakaian-Ku, dan Kebesaran itu selendang-Ku , maka siapa yang menyaingi aku dalam salah satunya, tentu aku siksa dia."
(Muslim)

Salamah bin Al-Akwa berkata "Rasulullah bersabda " Jika seseorang itu membanggakan diri dan menyombongkan dirinya hingga dicatat dalam golongan orang yang kejam, sombong, maka terkena apa yang biasa menimpa pada mereka."
(Attirmidzi)

Ditulis oleh : Retno Yuniarti
diambil dari kitab Riadhus Shalihin
dan yang lainnya








MENEPATI JANJI

      Terkadang kita tanpa sengaja berjanji tapi tanpa kita sadari kita tidak menepati apa yang telah kita janjikan.  Bahkan ketika anak kita menagih janji kepada kita, alih-alih kita minta maaf kepada anak kita,bahkan tdak jarang anak yang kita marahi.

Oleh karena itu hindari berjanji , bila kita tidak dapat menepatinya.

Sepert termaktuf dalam firman Allah dalam surat Al-Isro : 13 yang artinya :
"Tepatilah janji,sesungguhnya janji akan ditanyakan dan diminta tanggung jawabnya."

Dalam surat An-Nahl : 91
Yang artinya "  Tunaikanlah segala kewajiban terhadap Allah, apabila kamu telah berjanji.

Surat Al-Maidah ayat 1 yang artinya
"Hai sekalian orang yang beriman, tepatilah segala janji dan akadmu

Firman Allah pada surat Ash-Shof :3 yang arti nya:
"Hai sekalian orang yang beriman, mengapa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan
Sungguh besar murka Allah jika kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan.

 Abu Hurairah r.a berkata :  Nabi Muhammad Shallallahu Alayhi Wassallam bersabda :" Tanda orang munafiq itu ada # yaitu :
1.  Jika berbicara ia dusta
2.  Jika ia berjanji ia ingkar
3.  Jika dipercaya ia berkhianat
(Bukhari, Muslim)

Dalam riwayat Muslim ada tambahan lagi : "Meskipun ia puasa, sholat dan merasa diri sebagai orang
muslim.

Abdullah bin Amru bin Al-Ash r.a berkata : "Rasulullah Shallallahu Alayhi Wassallam bersabda :"Empat sifat, siapa yang lengkap ada pada dirinya
maka ia benar-benar munafiq, dan siapa yang mempunyai salah satu daripadanya, maka berarti mempunyai salah  satu sifatmunafiq hingga ditinggalkannya.
Jika dipercaya khianat,bila bicara dusta, Jika berjanji ia ia menyalahi, dan bila berdebat ia melampaui batas.
(Bukhari, Muslim)

Jabir r.a berkata : Rasulullah Shallallahu Alayhi Wassallam berjanji kepada saya, kalau datang harta dar Bahrain, saya akan memberi kepadamu bagini, dan sekian dan sekian.  Maka tidak datang harta itu, hingga meninggal Rasulullah Shallallahu Alayhi Wassallam .  Dan ketika datang harta dari Bahrain, Abubakar r.a menyuruh orang menyerukan , "Siapa yang merasa ada janji atau menhutangi pada Rasulullah datanglah pada kami.  Maka saya datang kepadanya dan berkata : " Nabi Muhammad Shallallahu Alayhi Wassallam telah menjanjikan sekian, maka ia mengambil sepenuh dua genggaman tangannya, kemudian saya hitung lima ratus,  kemudian Abubakar berkata "Ambillah dua kali itu."
(Bukhari, Muslim)

Ditulis oleh : Retno Yuniarti
Diambil dari buku "Riadhus Shalihin










ANTARA TAKUT SIKSA ALLAH DAN MENGHARAP RAHMAT ALLAH

Sebaiknya seseorang dalam masa sehat supaya dapat mengimbangi  antara rasa takut dari siksa Allah
dan mengharap Rahmat Allah.
Tetapi dalam masa sakit hendaknya selalu mengharapkan Rahmat dari Allah.  Sebagaimana tuntuynanan  dari Kitabullah (Qur'an dan Hadist)
Seperti dalam firman Allah dalam surat Al-A'Raaf  : 99
yang artinya :
Maka tiada aman dari ujian Allah, kecuali orang-orang yang merugi.

Firman Allah dalam surat Yusuf : 87 yang artinya :
Sungguh tiada patah dari Rahmat Allah , kecuali orang-orang yang tertutup mata fikirannya. (kafir)

Firman Allah dalam surat Ali Imron : 105 yang artinya
Pada hari yang akan berseri-seri beberapa muka dan akan muram beberapa muka manusia.

Firman Allah dalam surat : Al-An-am :166
yang artinya:
Sesungguhnya Tuhanmu sangat cepat siksanya dan disamping itu sangat pengampun dan penyayang.

Firman Allah dalam surat Al-Qori'ah 6-11
yang artinya :
Adapun orang-orang yang berat amal timbangan kebaikannya maka ia dalam kehidupan yang memuaskannya.  Adapun yang ringan timbangan kebaikannya maka tempatnya di dalam neraka Hawiyah.  Dan apakah neraka Hawiyah itu?  yaitu api yang sangat panas.

 Dalam kitab hadist Muslim Abu Hurairah berkata : Bersabda Rasulullah Shallallahu Alayhi Wasallam :"Andaikan seorang mu'min mengetahui benar-benar siksa yang disediakan oleh Allah , niscaya tiada seorangpun yang dapat mengharapkan masuk sorga.
Dan andaikan seorang kafir mengetahui yang disediakan oleh Allah dari RahmatNya tidak akan berputus harapanlah daripada mendapatkan sorgaNya seorangpun.
(Muslim)

Maksud dari hadis ini adalah jika seorang mu'min mengetahui betapa berat  dan murkanya Allah ketika akan menyiksa, mereka tidak akan merasa bahwa dirinya bisa selamat dari siksa Allah itu.
Sebaliknya jika seorang kafir mengetahui bagaimana besarnya Rahmat Allah , mungkin ia merasa tidak akan tersiksa dan pasti akan merasa mendapat bagian dari Rahmat itu.

Seperti hadist berikut yang diriwatkan oleh Abu Said Alkhudry dalam kitab Bukhari, Rasulullah
Alayhi Wasallam bersabda : " Apabila zenajah mayit itu diangkat di atas bahu orang-orang, maka mayit orang yang baik akan berkata, "Segerakanlah saya".
Dan kalau mayit itu orang yang jahat, ia akan berkata : " Alangkah celakanya saya, kemana saya akan dibawa? ".
Suara itu akan terdengar oleh segala sesuatu , kecuali manusia, andaikan manusi mendengar pasti akan pingsan.

Dalam hadis yang lain Rasulullah Shallallahu Alayhi Wasallam berkata tentang sorga dan neraka, beliau bersabda : " Sorga lebih dekat kepada seseorang melebihi dari dekatnya tali sepatunya, dan neraka demikian pula.
(Bukhari)



Ditulis :Retno Yuniarti
dari kitab Riadhus Shalihin

Sabtu, 19 November 2016

MEMBACA BISMILAH PADA SAAT MAKAN DAN ALHAMDULILLAH PADA AKHIRNYA

Hasil gambar untuk gambar sedang makan

Jika kita hendak makan, jangan lupa terlebih dahulu mencuci kedua tangan kita, karena tangan yang telah dicuci dengan bersih telah meminimalisir kuman penyakit ataupun telur cacing yang berada di antara kuku tangan, Selain daripada itu hendaklah kita makan dengan tangan kanan

Alangkah baiknya sebelum makan hendaklah kita membaca Bismillah seperti yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Shalallah hu alayhi wa salam dan membaca Alhamdulillah setelah selesai makan.

Amru bin Abi Salamah r.a berkata: "Rasulullah Shalallah hu alayhi wa sallam mengajarkan kepada saya": "Bacalah Bismillah dan makanlah dengan tangan kananmu, dan dari yang dekat-dekat kepadamu.
(Bukhari Muslim)

Pada kesempatan lain Aisyah r.a berkata : Ketika Rasulullah Shalallah hu alayhi wa sallam sedang makan-makan bersama ke enam orang sahabatnya , mendadak datang seorang Badwy, lalu makan semua isi hidangan itu dalam dua kali suap.  Maka Rasulullah Shalallahu alayhi wa sallam bersabda : "Anda saja ia menyebut nama Allahtentu akan mencukupi kamu sekalian."
(Attarmidzi)

Jabir r.a berkata : saya telah mendengar Rasulullah bersabda " Apabila seseorang masuk ke dalam rumahnya dengan menyebut Bismillah ketika masuk dan ketika makan, maka syetan berkata kepada temannya "Tiada tempat tinggal dan tiada makan bagi kamu di sini, dan bila masuk rumah tidak menyebut nama Allah, maka syetan berkata "Kamu dapat bermalam di rumah ini, kemudian jika pada waktu makan tidak menyebut nama Allah maka syetan akan berkata kamu dapat bermalam dan makan di sini.
(Muslim)

Abu Umamah r.a berkata : Adalah Nabi Muhammad Shalallahu alayhi wa sallam jika selesai makan dan mengangkat hidangannnya membaca " Alhamdulillah hamdan katsiron thoyyiban mubaarokan fihi ghoiro makfiyin wala mustaghnan anhu robbana  "
(Segala puji bagi Allah, pujian yang sebaik-baiknya,yang baik dan berkat, Tiada terbalas dan tidak dapat tidak , tentu kami membutuhkan kepadaNya hai Tuhan kami.
(Bukhari).

Umayyah berkata : Rasulullah sedang duduk,ada seorang makan dengan tidak menyebut nama Allah
hingga tidak tinggal dari makannya kecuali sesuap, tiba-tiba ketika yang tinggal  itu akan diletakkan
dimulutnya ia membaca ; Bismillah awwalahu wa akhiru , mendadak Nabi Muhammad Shalallah hu alayhi wa sallam tertawa dan bersabda ; "Syetan selalu makan bersama ia , kemudian ketika ia menyebut Allah ,tiba-tiba syetan itu memuntahkan isi perutnya.
Abu Dawud,An Nasa'i


TIDAK BOLEH MENCELA MAKANAN DAN DISUNNAHKAN MEMUJI MAKANAN

Rasulullah tidak pernah mencela makanan yang telah dihidangkan untuknya.
Abu Hurairah r.a berkata : Rasulullah tidak pernah mencela makanan selamanya.  Jika beliau suka maka akan dimakannya dan apabila beliau tidak suka maka akan ditinggalkannya.
(Bukhari, Muslim)

Rasulullah saja manusia yang paling mulia di muka bumi tidak pernah mencela makanan, hendaknya kita sebagai ummatnya meniru suri teladan yang telah diajarkannya.  Jika kita memang benar-benar tidak menyukai makanan yang tersedia di depan kita henddaklah kita tidak mengatakan bahwa makanan ini tidak enak sehingga kita tidak berselera memakannya, diam lebih baik daripada kita berbicara tetapi menimbulkan mudharat.

Dalam kesempatan yang lain , Jabir r.a berkata :  ahwasanya Nabi Muhammad Shalallah hu alayhi wa salam menanyakan lauk pauk kepada keluarganya, maka jawab mereka :"Tidak ada lauk pauk kecuali cuka".  Maka Nabi Muhammad pun minta cuka untuk dimakan dengan roti yang dihidangkan kepadanya, sambil bersabda " Sebaik-baik lauk pauk adalah cuka, Sebaik-baik lauk pauk adalah cuka".
(Bukhari Muslim)

 Ditulis Oleh :Retno Yuniari
dari buku Riadhus Shalihin












RAHMAT ALLAH

   Jikalau dosa kita setinggi gunung,Sedalam lautan atau sebesar apapun di alam dunia.  Jangan putus asa atas rahmat Allah, Yakinlah kita atas Rahmat Allah, yang akan mengampuni semua manusia yang berdosa , dengan syarat kita mau berthobat dan selalu memohon ampun kepada Allah.

Seperti dalam surat Az-Zunmar :53
Yang artinya" Hai hambaku yang telah lengah, gegabah atas dirinya, janganlah kamu putus harapan dari Rahmat Allah .  Sesungguhnya Allah dapat mengampunkan semua dosa , sungguh ia Maha Pengampun dan Penyayang.

Dan Allah berfirman dalam surat Saba:17 yang artinya : " Apakah ada yang disiksa selain dari mereka yang kafir."

Dalam surat Thoha :48 Allah berfirman yang artinya " Kami telah diberi wahyu, bahwa siksa hanya buat orang yang mendustakan dan berpaling."

Surat Al-A'Raaf :156
Yang artinya" Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu

Sabda Rasulullah yang berkaitan dengan Rahmatnya Allah, " Siapa percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tidak bersekutu, dan bahwa Muhammad hamba dan utusanNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah dan utusanNya, dan kalimat Allahyang dijatuhkan kepada Maryamdan Ruh daripada Allah.  Dan bahwa sorga itu benar juga neraka itu benar-benar hak, maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam sorga dengan amal perbuatan yang baik seberapapun adanya.
(Bukhari, Muslim)

Dan dalam riwayat Muslim:
Siapa yang percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad utusan Allah, maka Allah akan mengharamkannya dari api neraka.

Pengertian dari hadis ini bahwa kepercayaan itu , pada lazimnya dapat mempengaruhi amal perbuatan, maka walau bagaimanapun keadaannya ia akan tetap melakukan amal kebaikan, kalau masih ada iman di dalam dada, maka lambat laun ia akan kembali,sebab pengaruh iman itu sangat besar pada amal perbuatan, dan dalam hati kecil manusia masih tersimpan sifat baik hal itulah yang membuat manusia tidak melakukan maksiat terus menerus, dalam perbuatan yang menyalahi iman kepercayaannya.

Bersabda Rasulullah Shalallahhi alayhi wa sallam , "Allah telah berfirman siapa yang mengerjakan kebaikan , maka akan dilipatgandakan sepuluh kali pahalanya, dan bahkan mungkin lebih, dan siapa yang mengerjakan kejahatan maka balasan kejahatan itu hanya satu lawan satu , bahkan mungkin diampunkan.
Dan siapa yang mendekat kepada-Ku sejengkal, aku mendekat kepadanya sehasta, dan barang siapa mendekat-Ku sehasta aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan siapa yang mendatangi-Ku dengan berjalan, Aku akan berjalan cepat kepadanya, dan siapa yang mendekat-KU dengan sepenuh bejana bumi ini berisi dosa , tetapi ia tidak menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, niscaya Aku akan menghadapi padanya dengan ampunan sebanyak itu juga,

Mendekatnya manusia dengan melakukan ketaatan kepada Allah akan mendekatkannya dengan Rahmat Allah, Demikian pula berjalannya seseorang untuk melakukan taat segera didahului oleh Allah dengan menuangkan Rahmat atasnya, bahkan lebih cepat lagi.

Jabir r.a berkata,"Seorang Badwi datang kepada Nabi Muhammad Shalallahu alayhi wa sallam bertanya "Apkah yang dapat memastikan orang masuk neraka atau sorga itu?
Kemudian Rasulullah Shalallahu alayhi wa sallam berkata " Siapa yang mati itu tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun pasti akan masuk sorga, dan siapa yang mati dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu selain Allah pasti akan masuk neraka.
(Muslim)

Anas r.a berkata: Ketika Mu'adz membonceng di belakang Nabi Muhammad Shalallahu alayhi wa sallam memanggil "Hai Mu'adz menyambut," Labbaika ya Rasulullah wasa ' daika.  Nabi mengulangi panggilannya itu sampai tiga kali , Kemudian Rasulullah bersabda :" Tiada seorang yang mempercayai bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad hamba Allah dan utusanNya, dengan benar, sungguh-sungguh dari dalam hatinya melainkan pasti diharamkan oleh Allah orang itu dari api neraka."

Berkata Mu'adz :"Ya Rasulullah , bolehkah saya beritahukan khabar ini kepada semua orang supaya gembira, kemudian Nabi Muhammad Shalallah hu alayhi wa sallam " Kalau mereka ketahui mungkin mereka lengah , lalai (kalau demikian mereka akan sembrono) maka keterangan ini dikhabarkan oleh Mu'adz ketika beliau hampir meninggal karena khawatir menyembunyikan ilmu itu.
(Bukhari Muslim)

Abu Hurairah r.a berkata :"Bersabda Rasulullah alayhi wa sallam  Tatkala Allah menjadikan mahkluk , maka Allah telah menetapkan atas dirinya sendiri dalam sebuah kitab yang  di atas Arsy:
"Bahwa Rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku. (Rahmat-Ku mendahului murka-Ku)(Bukhari, Muslim)

Abu Hurairah r.a berkata : Saya telah mendengar Rasulullah bersabda Allah memberi Rahmat dalam 100 bagian, maka ditahan 99 bagian dan diturunkan ke bumi 1 bagian, maka dari 1 bagian itulah semua mahkluk berkasih sayang, hingga kau dapat melihat binatang mengangkat kakinya karena khawatir menginjak anaknya.  Dalam riwayat yang lain Allah mempunyai 100 Rahmat kemudian diturunkan ke bumi 1 bagian Rahmat maka dengan satu Rahmat itulah berkasih sayang antara binatang, jin dan manusia, hingga binatang yang buas itu kasih sayang pada anaknya,  Dan Allah menunda yang 99 itu untuk dilimpahkan kepoada hambaNya di hari kiamat.
(Muslim)



".

Rabu, 16 November 2016

THOBAT

     Thobat adalah menyesali perbuatan maksiat yang telah dilakukan, dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.  Thobat itu wajib dari tiap-tiap dosa.  Maka maksiat (dosa) itu hanya
antara  ia dengan Allah, tidak berhubungan dengan hak manusia.


    Ada tiga syarat berthobat:
1. Harus menghentikan segala maksiat .
2. Harus menyesali segala perbuatan yang telah dilakukannya.
3. Niat bersungguh-sungguh tidak mengulangi perbuatan maksiat itu lagi.


Dan apabila dosa itu ada hubungannya dengan hak manusia maka thobatnya ditambah syarat keempat yaitu :
4. Menyelesaikan urusannya dengan orang yang berhak dengan minta maaf , mengembalikan apa           yang telah dipinjamnya.

Firman Allah dalam surat Annur :31, yang artinya
"Berthobatlah kamu kepada Allah hai orang-orang yang beriman, supaya kamu beruntung (berbhagia)

Dalam surat Hud : 3 yang artinya
"Mintala ampun kepada Tuhan mu dengan membaca Istighfar, dan kembali berthobatlah kepadaNya".

Dalam surat Attahrim :8
yang artinya" Hai sekalian orang-orang yang beriman, thobatlah kamu kepada Allah dengan sungguh-sungguh.

Abu Hurairah r.a berkata : Saya telah mendengar Rasulullah Shalallahu alayhi wa sallam 'Demi Allah
sesungguhnya saya membaca istighfar (minta ampun) dan bertobat kepada Allah tiap hari lebih dari
tujuh puluh kali.
Bukhari

Al-Aghaar bin Yasar Al-Muzani r.a berkata : Rasulullah Shalallahu Alayhi wa sallam bersabda"Hai sekalian umat manusia, bertobatlah kamu kepada Allah , dan istighfarlah (Mintalah ampun kepadaNya) maka sungguh saya bertobat  Istighfar tiap hari seratus kali.
(Muslim).

Demikianlah tuntunan Rasulullah kepada kita ummat Islam yang percaya kepada ajaran dan tuntunanNya, sebab Istigfar itu bagi manusia adalah alat yang terbaik untuk mendekat kepada Allah
sebab di situ ada pengertian pengakuan sebagai hamba yang lemah, di samping pengakuan terhadadap kebesaran Allah dan kekuasaanNya yang mutlak tidak terbatas.
Jangan tunda - tunda waktu untuk bertobat.  Syetan paling tidak suka ada seorang manusia yang bertobat.  Ia akan mempengaruhi manusia tersebut dengan hal-hak yang menakutkan.  Misalnya jika engkau bertobat ,engkau tidak bisa makan, atau engkau akan dijauhi oleh rekan-rekan bisnismu.
Atau ketika kita akan meminta ampun dengan bangun pada 1/3 malam maka syetan akan berkata"Engkau baru saja tidur,besok di kantor kau akan ngantuk dan tidak bisa menyelesaikan pekerjaanmu yang menumpuk, besok saja waktu masih panjang,lebih baik kamu tidur lagi.  Akhirnya karena terpengaruh dengan propaganda syetan kita tidak jadi melaksanakan sholat tahajud dan melanjutkan tidur kembali, besok lagi,besok lagi bertahun-tahun kita melalaikan, padahal buku catatan amal setiap hari selalu mencatat apa yang telah kita lakukan.  Baik itu catatan amal baik ataupun kejahatan.

Lawan dengan sekuat tenaga promosi syetan yang menyesatkan manusia.  Jangan ikuti apa maunya syetan.  Karena syetan adalah musuh manusia yang nyata..
Kalau tidak sekarang ,saat ini kapan kita bertobat,  Jangan sampai kita tersadar ketika nyawa sudah berada di tenggorokan , dan hal itu sudah tidak mungkin diampuni lagi.  Selagi Ruh masih berada di badan, selagi kita masih diberi kesehatan oleh Allah, jangan tunda ibadah kita.  Sholatlah lima waktu dan lakukan di awal sholat, Sholat tahajud di malam hari, puasa di bulan Rhamadan, puasa sunnah Senin dan Kamis, Tidak mengghibah, shodaqoh, membaca Al'Qur"an.
Ingat "MATI" tidak menunggu kita bertobat.

Anas bin Malik r.a. berkata : Bersabda Rasulullah Shalallah hu alayhi wa sallam "Sesungguhnya
Allah lebih suka menerima tobat seorang hambaNya , melebihi dari kesenangan seseorang yang menemukan kembali dengan tiba-tiba , untanya yang telah hilang di tengah hutan .
(Bukhari, Muslim).

Dalam riwayat Muslim :
Sungguh Allah lebih suka menerima tobat seseorang hambaNya melebihi dari kesenangan orang yang berkendaraan di hutan, kemudian hilang padahal kendaraan itu membawa banyak perbekalan makanan dan minuman , sehingga ia merasa putus asa untuk mendapatkan kembali perbekalannya.
Lalu ia duduk di bawah pohon dengan sangat kecewa, dan tidak berapa lama ia pun tertidur,
Tiba-tiba ia terbangun dari tidurnya, dan kendaraannya yang berisi perbekalan makanan dan minuman telah ada kembali di depannya, maka ia segera pegang kendalinya sambil berkata " Ya Allah engkau hambaku, dan aku Tuhanmu, Terlanjur (keliru) lidahnya karena sangat gembira.Padahal yang akan ia ucapka adalah " Ya Allah Engkau Tuhanku dan aku hambaMU , tetapi terbalik lidahnya
sebagaimana diatas.  Maka Allah lebih gembira menerima tobat hambaNya melebihi kegembiraan
orang-orang yang kembali menemukan harapannya itu.

Abu Musa Al-Asy'ary r.a berkata: Bersabda Nabi Muhammad Shalallahhu alayhi wa sallam "Sesungguhnya Allah membentangkan tangan Rahmadnya pada waktu malam supaya orang -orang yang berbuat maksiat pada siang hari bertobat, juga mengulurkan tangan kemurahannya pada waktu siang hari  supaya orang-orang yang bermaksiat pada malam hari bisa bertobat.  Keadaan ini berlaku terus hingga hari kiamat kelak atau sampai matahari terbit dari barat.
Betapa Maha penyayangnya Allah yang selalu menerima tobat hambanya yang berdosa.

Abu Hurairah r.a berkata: Rasulullah Shalallah hu alayhi sallam bersabda " Siapa yang bertobat sebelum matahari terbit dari barat, maka Allah menerima tobat dan memaafkannya.
(Muslim)

Abdullah bin Umar r.a berkata : bersabda Nabi Muhammad Shalallahu alayhi wa sallam "Sesungguhnya Allah telah menerima tobat seorang hambanya selama ruh (nyawanya) belum sampai di tenggorokan (sakaratul maut)
(Attirmidzi)

Abu Said (Sa'ad bin Malik bin Sinan) )Alkkhudry berkata : Bersabda Nabi Muhammad Shalallahu alayhi wa sallam  " Pada umat yang terdahulu seseorang telah membunuh 99 jiwa,kemudian ia ingin sekali bertobat dan tidak mau membunuh lagi, kemudian ia mencari seorang alim dan ditunjukkanlah pada seorang pendeta, ia bertanya "Saya telah membunuh 99 orang , apakah ada jalan saya untuk bertobat? . Pendeta menjawab tidak ada. Maka dibunuhlah pendeta itu sehingga genaplah orang yang dibunuhnya menjadi 100 orang.  Kemudian ia mencari orang alim yang lain dan ketika sampai kepada orang yang dituju ,orang tersebut berkata, "Apakah ada jalan untuknya bertobat?
Orang alim tersebut berkata "Ada" Pergilah ke dusun itu karena di sana banyak orang taat pada Allah, maka ikutilah perbuatan mereka yang taat pada Allah.  Jangan kembali ke tempat asalmu karena disitu banyak orang yang jahat.  Maka pergilah orang tersebut ketempat yang ditunjukan oleh orang alim itu, Tetapi ketika di tengah jalan ia mendadak mati .  Maka bertengkarlah malaikat rahmat dengan malaikat siksa.  Beerkata malaikat rahmat : " Ia telah berjalan untuk bertobat kepada Allah
dengan sepenuh hatinya.  Dijawab oleh malaikat siksa :"Tetapi ia belum pernah melakukan kebaikan sama sekali.  Kemudian didatanglah seorang malaikat berupa manusia yang dijadikan sebagai seorang penengah (juri/hakim)  , ia berkata " Ukur saja antara dua dusun yang ditinggalkan dan yang dituju, maka kemana ia dekat maka masukkanlah ia ke dalam golongan orang-orang di sana.

Maka kedua malaikat mengukur jaraknya dan didapatkan hasilnya lebih dekat ke arah dusun yang baik,kira-kira sejengkal, maka dipeganglah ruhnya oleh malaikat rahmat,

Dalam riwayat yang lain Allah memerintahkan kepada bumi yang dituju supaya mendekat, dan menyuruh bumi yang ditinggalkan supaya menjauh.
Dalam riwayat yang lainnya :" Maka dicondongkan dadanya ke arah dusun yang dituju, maka diampunilah dosanya.

.
Diambil dari : Riadhus Shalihin