Sabtu, 19 November 2016

RAHMAT ALLAH

   Jikalau dosa kita setinggi gunung,Sedalam lautan atau sebesar apapun di alam dunia.  Jangan putus asa atas rahmat Allah, Yakinlah kita atas Rahmat Allah, yang akan mengampuni semua manusia yang berdosa , dengan syarat kita mau berthobat dan selalu memohon ampun kepada Allah.

Seperti dalam surat Az-Zunmar :53
Yang artinya" Hai hambaku yang telah lengah, gegabah atas dirinya, janganlah kamu putus harapan dari Rahmat Allah .  Sesungguhnya Allah dapat mengampunkan semua dosa , sungguh ia Maha Pengampun dan Penyayang.

Dan Allah berfirman dalam surat Saba:17 yang artinya : " Apakah ada yang disiksa selain dari mereka yang kafir."

Dalam surat Thoha :48 Allah berfirman yang artinya " Kami telah diberi wahyu, bahwa siksa hanya buat orang yang mendustakan dan berpaling."

Surat Al-A'Raaf :156
Yang artinya" Rahmat-Ku meliputi segala sesuatu

Sabda Rasulullah yang berkaitan dengan Rahmatnya Allah, " Siapa percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa dan tidak bersekutu, dan bahwa Muhammad hamba dan utusanNya, dan bahwa Isa adalah hamba Allah dan utusanNya, dan kalimat Allahyang dijatuhkan kepada Maryamdan Ruh daripada Allah.  Dan bahwa sorga itu benar juga neraka itu benar-benar hak, maka Allah pasti akan memasukkannya ke dalam sorga dengan amal perbuatan yang baik seberapapun adanya.
(Bukhari, Muslim)

Dan dalam riwayat Muslim:
Siapa yang percaya bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad utusan Allah, maka Allah akan mengharamkannya dari api neraka.

Pengertian dari hadis ini bahwa kepercayaan itu , pada lazimnya dapat mempengaruhi amal perbuatan, maka walau bagaimanapun keadaannya ia akan tetap melakukan amal kebaikan, kalau masih ada iman di dalam dada, maka lambat laun ia akan kembali,sebab pengaruh iman itu sangat besar pada amal perbuatan, dan dalam hati kecil manusia masih tersimpan sifat baik hal itulah yang membuat manusia tidak melakukan maksiat terus menerus, dalam perbuatan yang menyalahi iman kepercayaannya.

Bersabda Rasulullah Shalallahhi alayhi wa sallam , "Allah telah berfirman siapa yang mengerjakan kebaikan , maka akan dilipatgandakan sepuluh kali pahalanya, dan bahkan mungkin lebih, dan siapa yang mengerjakan kejahatan maka balasan kejahatan itu hanya satu lawan satu , bahkan mungkin diampunkan.
Dan siapa yang mendekat kepada-Ku sejengkal, aku mendekat kepadanya sehasta, dan barang siapa mendekat-Ku sehasta aku akan mendekat kepadanya satu depa, dan siapa yang mendatangi-Ku dengan berjalan, Aku akan berjalan cepat kepadanya, dan siapa yang mendekat-KU dengan sepenuh bejana bumi ini berisi dosa , tetapi ia tidak menyekutukan Aku dengan sesuatu apapun, niscaya Aku akan menghadapi padanya dengan ampunan sebanyak itu juga,

Mendekatnya manusia dengan melakukan ketaatan kepada Allah akan mendekatkannya dengan Rahmat Allah, Demikian pula berjalannya seseorang untuk melakukan taat segera didahului oleh Allah dengan menuangkan Rahmat atasnya, bahkan lebih cepat lagi.

Jabir r.a berkata,"Seorang Badwi datang kepada Nabi Muhammad Shalallahu alayhi wa sallam bertanya "Apkah yang dapat memastikan orang masuk neraka atau sorga itu?
Kemudian Rasulullah Shalallahu alayhi wa sallam berkata " Siapa yang mati itu tidak menyekutukan Allah dengan sesuatu apapun pasti akan masuk sorga, dan siapa yang mati dengan menyekutukan Allah dengan sesuatu selain Allah pasti akan masuk neraka.
(Muslim)

Anas r.a berkata: Ketika Mu'adz membonceng di belakang Nabi Muhammad Shalallahu alayhi wa sallam memanggil "Hai Mu'adz menyambut," Labbaika ya Rasulullah wasa ' daika.  Nabi mengulangi panggilannya itu sampai tiga kali , Kemudian Rasulullah bersabda :" Tiada seorang yang mempercayai bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad hamba Allah dan utusanNya, dengan benar, sungguh-sungguh dari dalam hatinya melainkan pasti diharamkan oleh Allah orang itu dari api neraka."

Berkata Mu'adz :"Ya Rasulullah , bolehkah saya beritahukan khabar ini kepada semua orang supaya gembira, kemudian Nabi Muhammad Shalallah hu alayhi wa sallam " Kalau mereka ketahui mungkin mereka lengah , lalai (kalau demikian mereka akan sembrono) maka keterangan ini dikhabarkan oleh Mu'adz ketika beliau hampir meninggal karena khawatir menyembunyikan ilmu itu.
(Bukhari Muslim)

Abu Hurairah r.a berkata :"Bersabda Rasulullah alayhi wa sallam  Tatkala Allah menjadikan mahkluk , maka Allah telah menetapkan atas dirinya sendiri dalam sebuah kitab yang  di atas Arsy:
"Bahwa Rahmat-Ku mengalahkan murka-Ku. (Rahmat-Ku mendahului murka-Ku)(Bukhari, Muslim)

Abu Hurairah r.a berkata : Saya telah mendengar Rasulullah bersabda Allah memberi Rahmat dalam 100 bagian, maka ditahan 99 bagian dan diturunkan ke bumi 1 bagian, maka dari 1 bagian itulah semua mahkluk berkasih sayang, hingga kau dapat melihat binatang mengangkat kakinya karena khawatir menginjak anaknya.  Dalam riwayat yang lain Allah mempunyai 100 Rahmat kemudian diturunkan ke bumi 1 bagian Rahmat maka dengan satu Rahmat itulah berkasih sayang antara binatang, jin dan manusia, hingga binatang yang buas itu kasih sayang pada anaknya,  Dan Allah menunda yang 99 itu untuk dilimpahkan kepoada hambaNya di hari kiamat.
(Muslim)



".

Tidak ada komentar:

Posting Komentar