Minggu, 12 Juni 2016

BAGAIMANA SYETAN MEMPERDAYA MANUSIA



Permusuham nanusia dan syetan bermula ketika Allah Swt hendak menciptakan Adam.
Diperintahkan para malaikat dan iblis untuk bersujud kepada Adam.  Tetapi iblis menolak,Bahkan dengan sombongnya iblis mengatakan " Aku lebih baik daripada Adam, Aku Engkau ciptakan dari api sedangkan Adam Engkau ciptakan hanya dari tanah."

Iblis menganggap dia lebih mulia dari Adam karena diciptaka dari api, seharusnya Adamlah yang harus mengakui keutamaan iblis karena Adam lebih lemah bukan sebaliknya. Kesombongan iblislah yang menyebabkan ia diusir oleh Allah dari surga.
Dan sejak saat itulah iblis bersumpah untuk selalu menyesatkan anak keturunan Adam seperti yang tercantum dalam Al'Qur'an surat Al'A'raf ayat 7 yang artinya :

"Iblis menjawab: ‘Karena Engkau telah menghukum saya tersesat, saya benar-benar akan (menghalang- halangi) mereka dari jalan Engkau yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan men-dapati kebanyakan mereka bersyukur (ta’at).’" (QS. Al A’raf : 16-17)

Di dalam ayat tersebut, kita dapati sebuah rekaman dialog antara Allah dengan iblis yang dihukum oleh Allah. Dalam dialog tersebut, iblis bersumpah untuk selalu menyesatkan manusia.

Sumpah iblis itu merupakan kesungguhannya untuk menyesatkan anak keturunan Adam, ia akan menggoda manusia dari empat arah yaitu:
1. Dari arah depan
2. Dari arah belakang
3. Dari arah kiri
4. Dari arah belakangHasil gambar untuk syetan


Seperti yang dijelaskan dalam tafsir berikut.

Dalam tafsir Ibnu Katsir dijelaskan bahwa yang dimaksud dengan firman Allah SWT dalam surat Al-A’raf ayat 17 di atas adalah:
"Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka": Iblis akan membuat
manusia ragu akan permasalahan akhirat (Min baini Aidihim),

"Dan dari belakang mereka": membuat mereka cinta kepada dunia (Wa Min
Kholfihim), "dari kanan": urusan-urusan agama akan dibuat tidak jelas
(Wa ‘An Aimaanihim)

"Dan dari kiri mereka": dan manusia akan dibuat tertarik dan senang
terhadap kemaksiatan (Wa ‘An Syama’ilihim).

Lalu timbul pertanyaan di benak kita, mengapa iblis tidak mendatangi kita dari atas dan dari bawah kita?

 Hal tersebut dijelaskan dalam sebuah tafsir Al Qur’an berikut ini: Al-Fakhrur-Razy dalam tafsirnya berkata:

 "Diriwayatkan bahwa ketika Iblis mengatakan ucapannya tersebut, maka hati para malaikat menjadi kasihan terhadap manusia mereka berkata: "Wahai Tuhan kami, bagaimana mungkin manusia bisa melepaskan diri dari gangguan syaitan?" Maka Allah berfirman kepada mereka bahwa bagi manusia masih tersisa dua jalan: atas dan bawah, jika manusia mengangkat kedua tangannnya dalam do’a dengan penuh kerendah-hatian atau bersujud dengan dahinya di atas tanah dengan penuh ekhusyu’an, Aku akan mengampuni dosa-dosa mereka" (At-Tafsir Al-Kabir V/215)

Dalam tafsir yang lain juga dikatakan bahwa Iblis tidak mendatangi kita dari atas, karena rahmat turun kepada manusia dari atas (Tafsir Ibnu katsir 

BAHAYA SYETAN

Hasil gambar untuk syetan

Dengan gamblang Al'Qur'an menjelaskan kepada manusia tentang bahaya 
syetan, karena fitnah yang ditimbulkannya sangat besar.
Syetan sangat mahir dan ulet mengajak manusia kepada kesesatan.
Diberbagai surat dalam Al'Qur.an disebutkan tentang bahaya syetan.
Seperti dalam surat:
Surat al'Araf ayat 27,al-Fathir 6, an-Nisa 119.

Di mata syetan, biang keladi pengutukan dan pengusiran dirinya dari surga adalah Adam.  Karena itu dia harus membalas sakit hatinya kepada manusia, anak keturunan Adam .

Di dala surat al-Isra (17 : 62) disebutkan, Iblis berkata, " Teramgkanlah kepadaku inikah orangnya , yang Engkau muliakan atas diriku?, "Sesungguhnya jika Engkau berikan penangguhan atas diriku, sampai hari kiamat, niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya kecuali sebagian kecil."

Kebencian dan dendam kesumat syetan kepada manusia terus membara,terutama kepada orang-orang yang taat dan bersujud kepada Allah Swt.  Dengan segala daya upaya syetan bermaksud mengobrak-abrik keimanan manusia sampai menjadi tipis dan rapuh, semakin tipis tingkat keimanannya maka semakin mudah untuk syetan menyesatkannya.

Tetapi semakin kuat keimanan seseorang maka semakin dasyat strategi yang diterapkan syetan untuk menggoyahkan keimanannya, agar menjadi penghuni neraka.

Seperti dijelaskan oleh Umar Sulaiman al-Asqar dalam jin syetan dan iblis  ;menurut Al'Qur'an dan sunnah , Cara syetan untuk memenuhi keinginannya, adalah menjerumuskan kepada :

1. Kekufuran dan kesyirikan
    Dengan cara mengajak hamba-hamba Allah untuk menyembah selain
    Allah , dan ajaran agama Nya.
    Contoh konkritnya adalah : meminta sesuatu pada orang yang telah mati.
    atau pada kuburan.
    Menganggap benda tertentu (jimat) mempunyai kekuatan yang dapat
    melindunginya dari marabahaya, atau melancarkan rezeki.

2. Menjerumuskan pada perbuatan dosa.
    Misalnya : melakukan perbuatan maksiat, berjudi, mencuri, berzina,
    minum alkohol, berbohong dan perbuatan dosa lainnya.
    Atau melakukan permusuhan dan pertikaian dengan sesamanya.

3. Memalingkan dari ketaatan.
    Syetan tidak akan membiarkan begitu saja , bila melihat manusia yang
    mengabidkan hidupnya untuk beribadah hanya kepada Allah.
    Syetan tidak akan membiarkan jalan kebaikan .
    Dia akan selalu menghalangi manusia dari jalan tersebut.

4. Merusak perbuatan taat.
    Jika syetan gagal memalingkan dari perbuatan taat , maka dia akan
    berusaha keras untuk merusak ibadah dan perbuatan taat, misalnya
    berlebih-lebihan dalam hal beribadah, bid 'ah, dan membaguskan
    ibadahnya apabila dilihat orang (riya).

CARA SYETAN MENGGELINCIRKAN MANUSIA

Syetan sangat berhasrat untuk melaksanakan kejahatan yang telah dia tekadkan, tanpa pernah lelah.
Dalam sebuah hadist dikatakan" Demi keagungan dan kebesaran-Mu aku akan terus menyesatkan hamba-Mu , selagi arwahnya masih berada di dalam tubuhnya".
Dilanjutkan dengan Allah berkata, "Demi Keagungan dan Kebesaran -
Ku , Aku akan terus mengampuni mereka selagi mereka memohon ampunan kepada-Ku" (HR.Ahmad dan al- Hakim).

1.Manusia akan diarahkan dalam perbuatan maksiat. Yang dikemas dalam
   bentuk yang indah dan menggembirakan.

2.Melontarkan keragu-raguan.

3.Menghiasi kebathilan.
   Artinya kebathilan akan diperlihatkansebagai sebuah kebenaran,begitupun    sebaliknya.
   Maraknya drama / sinetron yang mempertontonkan tubuh wanita,
   gemerlap kemaksiatan dengan dalih kebebasab berekpresi, yang salah
   kaprah.
4.Menjadikan manusia malas dan menunda-nunda untuk beribadah.
   Syetan akan selalu memperdaya manusia agar malas beribadah.
   Misalnya , menggoda orang yang sedang melakukan sholat , (lupa sudah
   sampai raka'at ke berapa),  menggoda manusia agar malas pergi ke
   mesjid, enggan untuk bangun tidur , melaksanakan sholat subuh, malas
   membaca Al'Qur'an dan sebagainya.

Dalam Shahih Bukhari disebutkan sebuah hadist dari Abu Harairah,
Rasululah bersabda,"
Jika seseorang tidur maka syetan akan mengikatkan 3 ikatan di belakang kepalanya.  Setiap ikatan ditempatkan dengan perintah ,"Malam masih panjang, tidurlah dengan tenang."

Jika orang itu bangun dan menyebut nama Allah Swt, maka satu ikatan akan lepas, jika dia berwudhu maka satu ikatan lagi akan lepas, jika dia melakukan sholat subuh maka semua ikatannya akan lepas.
Dia akan menjadi bersemangat dan jiwanya akan lega.

Sebaliknya jika dia bangu tanpa menyebut nama Allah Swt , maka dia akn menjadi malas, dan jiwanya tidak akan tenang.

Walhasil , siapa saja yang tergoda oleh bisikan syetan, pasti akan sengsara
baik di dunia maupun di akhirat.  Sebab syetan tidak mempunyai pekerjaan lain selain menipu dan menjerumuskan manusia.
Syetan mempunyai banyak teman , sehingga dapat dengan mudah mengganggu manusia, Karenanya tidak mengherankan  kalau banyak manusia yang terperdaya oleh muslihat syetan.

Mengingat betapa dasyatnya serangan syetan dalam menggoyahkan keimanan seseorang, maka  sholat, membaca Al'qur'an,doa dan zikir kepada Allah sangat dianjurkan, selain itu setiap akan memulai pekerjaan harus membaca bismillah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar