Sabtu, 11 Juni 2016

BOCORAN INFORMASI IBLIS



Tidaksemua informasi yang disampaikan iblis (syetan) itu menyesatkan.  Barangkali jika orang yang bertemu dengan iblis itu orang biasa, ia akan mudah tertipu.  Tapi kalau yang bertemu dengan iblis itu adalah Rasulullah Saw niscaya malah membawa manfaat.

Sebagaimana kita ketahui bahwa iblis itu dikenal lihai menyesatkan manusia.  Iblis membisikan sesuatu yang seolah-olah bersifat kebaikan (ketaatan) padahal sesungguhnya keburukan.Godaan melalui bisikan seperti itu  disebut was-was yaitu membisikan ke dalam hati manusia supaya berbuat kemungkaran dan kejahatan melalui waswasah namun kadang-kadang mengajak berbuat kebaikan .  Padahal ajakan kebaikan tersebut sebenarnya lebih dimaksudkan sebagai pancingan atau jebakan belaka.
Jika tidak berhati-hati maka tidak akan berlangsung lama si iblis akan membelokan manusia ke arah kemaksiatan dan kejahatan.  

Misalnya iblis membisikan agar manusia menjalankan puasa sunnah tetapi iblis pun membisikan agar orang tersebut menjadika ujub atau riya'.
Padahal riya' termasuk syirik kecil yang mengakibatkan dosa besar.

Dalam kitab Minhajul Abidin, Imam Al-Ghazali menguraikan empat hal tentang bisikan hati.
Pertama bisikan hati disebut : Khatir.
Kedua bisikan hati terjadi sesuai dengan tabiat manusia yang disebut dengan hawa nafsu.
Ketiga bisikan hati yang berasal dari Malaikat Mulhim.
Keempat bisikan yang berasal dari syetan dan disebut waswasah.

Secara umum bisikan ada dua jenis yaitu :
1. bisikan baik
2. bisikan buruk.

Seorang ulama mengatakan bahwa bila seseorang ingin mengetahui bisikan baik dan bisikan buruk hendaklah mempertimbangkan dengan menggunakan perbandingan dengan Al'Qur'an dan hadist.
jika sesuai dengan Al'Qur'an dan hadist maka disebut bisikan baik dan bila tidak sesuai disebut bisikan jahat.

Dikisahkan bahwa Allah telah menyuruh iblis datang untuk menemui nabi Muhammad dan agar menjawab semua yang akan ditanyakan oleh Rasulullah, iblis pun datang menemui Rasulullh dengan menyerupai seorang tua yang baik dan bersih sambil memegang tongkat.
Rasulullah bertanya, :Siapakah kamu ini?"
Orang tua jelmaan iblis itu menjawab, "Aku adalah iblis."
"Apa maksud kamu datang menjumpai aku?"
Orang tua itu menjawab, " Allah menyuruhku datang kepadamu, agar engkau bertanya kepadaku."
Setelah berdiam diri senak lalu Rasulullah bertanya, "Hai iblis berapakah banyak musuhku dari kalangan umatku?"
"Iblis menjawab, "lima belas."
:Siapakah mereka?"
Sebagaimana yang dijelaskan oleh iblis, musuh iblis dari umat Islam yaitu "
1. Nabi Muhammad Saw sendiri.
2. Imam dan pemimpin yang adil.
3. Orang kaya yang tawadu'
4. Pedagang yang jujur dan amanah
5. Orang alim yang mengerjakan sholat dengan kusyu'
6. Orang mukmin yang memberi nasehat.
7. Orang mukmin yang berkasih sayang karena Allah.
8. Orang yang tetap dan cepat bertaubat.
9. Orang yang , menjauhkan diri dari segala sesuatu yang haram.
10.Orang mukmin yang selalu dalam keadaan bersuci.
11.Orang mukmin yang banyak bersedekah.
12.Orang mukmin yang baik budi dan akhlaknya
13.Orang mukmin yang bermanfaat
14.Orang yang hafal Al"Qur.an dan selalu membacanya
15.Orang yang selalu melakukan sholat tahajud.

Kemudian Rasulullah bertanya kembali, "Berapa banyakkah temanmu di kalangan umatku?"
Jawab iblis," Sepuluh golongan."
"Siapakah mereka, ? iblis menerangkan 10 golongan yang menjadi temannya , yaitu :

1. Hakim yang tidak adil.
2. Orang kaya yang sombong.
3. Pedagang yang hianat 
4. Orang pemabuk, biasanya jika ia mabuk ia akan melakukan 
    perbuatan yang tidak baik.
5. Orang yang memutuskan tali persaudaraan.
6. Pemilik harta riba.
7. Pemakan harta anak yatim.
8. Orang yang selalu lalai mengerjakan sholat.
9. Orang enggan memberikan zakat.
10.Orang yang selalu berpanjang angan.

Iblis menjelaskan kembali, "Mereka itu adalah sahat-sahabatku yang setia.

Musuh iblis dari 15 golongan di atas termasuk calon penghuni surga, sedangkan teman iblis yang 10 golongan adalah calon penghuni neraka.

Demikianlah dialog antara Rasulullah dengan iblis.
Dari dialog di atas jadi jelaslah siapa musuh iblis atau teman iblis.
Orang beriman tentulah menjadi musuh iblis,sebagaimana musuh iblis yang terutama adalah iblis.

Berdasarkan sabda Rasulullah dari sekian banyak tabiat atau sifat iblis diantaranya adalah tergopoh-gopoh atau tergesa-gesa.
Meski demikian Rasulullah Saw mengingatkan dengan sabdanya,
Tergopoh-gopoh adalah pembawaan syetan , kecuali lima hal yaitu:
mengawinkan anak perempuan yang sudah waktunya.
melunasi hutang sesuai janjinya,
memuliakan jenazah atau mengurus jenazah atau menguberkannya,
menghormati tamu,
bertaubat ."



Ditulis : Retno Yuniarti
daftar pustaka:
wawan setiawan
berbagai sumber lainnya.   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar